Sebanyak 514 Barang Tertinggal di Bulan Oktober, LRT Jabodebek : Perhatikan Kembali Barang Bawaan Anda
2 mins read

Sebanyak 514 Barang Tertinggal di Bulan Oktober, LRT Jabodebek : Perhatikan Kembali Barang Bawaan Anda

Memastikan barang bawaan tetap bersama pemiliknya merupakan langkah sederhana yang penting saat menggunakan transportasi publik. Di tengah mobilitas yang tinggi, pengguna LRT Jabodebek diimbau untuk memeriksa kembali barang pribadi sebelum turun dari kereta maupun meninggalkan area stasiun agar tidak tertinggal atau tertukar dengan milik pengguna lain.

Berdasarkan data sementara LRT Jabodebek pada bulan Oktober 2026, terdapat 514 barang tertinggal yang ditemukan oleh petugas. Jumlah tersebut terdiri atas 355 barang biasa, 105 makanan, dan 54 barang berharga. Dari keseluruhan barang temuan tersebut, sebanyak 213 barang telah diserahkan kepada pemiliknya.

Sementara itu, stasiun Dukuh Atas Bank Syariah Indonesia mencatat jumlah barang temuan terbanyak, yaitu 221 barang. Berikutnya, Stasiun Harjamukti mencatat 129 barang dan Stasiun Jatimulya sebanyak 116 barang. Data ini menjadi pengingat bagi pengguna untuk lebih memperhatikan barang bawaan, terutama saat perjalanan mendekati stasiun tujuan maupun ketika berpindah moda transportasi.

Manager of Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengimbau para pengguna agar menjadikan pemeriksaan barang bawaan sebagai bagian dari kebiasaan sebelum mengakhiri perjalanan.

“LRT Jabodebek mengajak seluruh pengguna untuk meluangkan waktu sejenak sebelum turun dari kereta. Pastikan barang bawaan seperti tas, payung, botol minum, serta barang lainnya sudah terbawa. Periksa kembali tempat duduk dan area di sekitar Anda agar tidak ada barang yang tertinggal,” ujarnya.

Pengguna juga diimbau untuk memastikan barang yang dibawa merupakan miliknya sendiri, terutama ketika terdapat barang dengan bentuk atau warna serupa. Mengenali ciri khusus barang pribadi dapat membantu mencegah barang tertukar dengan milik pengguna lain.

Apabila menyadari barang tertinggal di kereta atau stasiun, pengguna dapat melapor kepada petugas LRT Jabodebek, menyampaikan jenis barang, ciri-ciri khusus, serta lokasi dan perkiraan waktu terakhir barang terlihat untuk membantu proses penelusuran sesuai prosedur yang berlaku.

“Petugas akan menyimpan barang tertinggal tersebut dengan mencatat jenis, lokasi, dan waktu, untuk selanjutnya sambil menunggu pemilik barang tersebut menghubungi LRT Jabodebek melalui direct message di instagram, maupun call center KAI di (021) 121,” tambahnya.

Melalui edukasi ini, LRT Jabodebek mengajak masyarakat untuk membangun kebiasaan perjalanan yang lebih cermat dan tertib. Memeriksa barang bawaan sebelum turun merupakan langkah sederhana yang dapat membantu mengurangi risiko kehilangan sekaligus mendukung perjalanan yang aman dan nyaman bagi seluruh pengguna transportasi publik.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *