Ledakan Pasar Streaming Indonesia Tembus 26,9 Juta Pelanggan, Konten Lokal Kini Rajai Platform Global
Industri video on demand (VOD) premium di Indonesia menorehkan tonggak bersejarah. Laporan terbaru Media Partners Asia (MPA) mencatat basis pelanggan streaming berbayar di Tanah Air mencapai 26,9 juta akun sepanjang 2025, menjadikan Indonesia sebagai pasar terbesar dan pendorong utama pertumbuhan streaming di Asia Tenggara. Angka ini berkontribusi signifikan terhadap total 61 juta pelanggan VOD premium di kawasan, yang tumbuh 19 persen secara year-on-year.
Pergeseran Struktural: Konten Lokal Menyamai Drakor
Yang paling menarik, untuk pertama kalinya konten lokal Indonesia mencapai tingkat penonton yang setara dengan drama Korea Selatan di layanan streaming premium. Keduanya masing-masing mencatat pangsa sekitar 30 persen dari total penonton, dengan jangkauan mencapai 47–48 persen pengguna. Ini menandai pergeseran struktural dalam preferensi penonton yang selama bertahun-tahun didominasi konten impor.
Analis Utama MPA, Dhivya T, menilai lonjakan tersebut dipicu peningkatan kualitas produksi dan kekuatan cerita sineas lokal. “Konten lokal Indonesia kini bersaing langsung dengan drama Korea di peringkat teratas VOD premium. Ini adalah pergeseran bermakna yang mencerminkan kepercayaan penonton terhadap karya anak bangsa,” ujarnya.
Netflix: 90 Persen Pelanggan Tonton Konten Lokal
Data Netflix memperkuat tren ini. Lebih dari 90 persen anggota Netflix di Indonesia tercatat menonton konten lokal sepanjang 2025. Hingga Januari 2026, sebanyak 35 judul film dan serial Indonesia telah masuk dalam daftar Global Top 10 Non-English Netflix. Film Abadi Nan Jaya (2025) menjadi film zombie pertama Netflix Indonesia yang meraih lebih dari 11 juta penayangan dan debut di posisi pertama Global Top 10, bahkan masuk Top 10 di 75 negara.
Vidio: Pemain Lokal Terkuat di Pasar Domestik
Di tingkat platform, Vidio menempati posisi kedua setelah Netflix dalam hal jumlah penonton dan pangsa pendapatan di Asia Tenggara. Pada kuartal II 2026, Vidio melaporkan 5,8 juta pelanggan berbayar dan menguasai pangsa 20,7 persen dari total langganan SVOD Indonesia. Strategi investasi kuat pada konten orisinal lokal serta siaran olahraga menjadikannya pemain kunci di pasar streaming regional.
Implikasi bagi Ekosistem Kreatif
Pertumbuhan ini membuka peluang besar bagi sineas dan rumah produksi nasional. Netflix bahkan menggandeng sederet nama besar seperti Gina S Noer, Sidharta Tata, dan Teddy Soeriaatmadja untuk menggarap konten lokal sepanjang 2026. Sutradara Kimo Stamboel menyambut optimistis, menyatakan akan mencoba genre baru di luar horor. “Sudah waktunya. Semoga bisa diterima,” tuturnya.
Dengan penetrasi internet mencapai 81,72 persen dari total populasi—setara 235,26 juta jiwa—fondasi pertumbuhan industri streaming Indonesia masih sangat kokoh untuk tahun-tahun mendatang.