Bittime Gelar Event di Bali, Bahas Potensi dan Masa Depan Futures di Indonesia
Bittime, PAKD yang terdaftar dan diawasi OJK, menggelar side event di Bali untuk membahas potensi Bittime Futures dan perkembangan pasar derivatif kripto di Indonesia. Bittime menargetkan pertumbuhan volume perdagangan Bittime Futures hingga 10 kali lipat dalam tahun pertama, dengan fokus pada edukasi, strategi trading, dan manajemen risiko.
Bittime sebagai Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) yang terdaftar dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan menggelar event di Bali pada 19 Agustus 2026. Acara ini menjadi forum bagi Bittime untuk membahas target Bittime Futures, potensi perdagangan derivatif kripto di Indonesia, sekaligus memperkuat pemahaman trader mengenai strategi dan manajemen risiko.
Sekitar 150 audiens diperkirakan hadir dalam acara tersebut, yang terdiri dari VIP Customer, KOL, trader, komunitas, serta mitra institusi Bittime. Melalui pertemuan ini, Bittime mempertemukan berbagai pelaku ekosistem aset digital untuk berbagi perspektif mengenai perkembangan Futures dan peluangnya di Indonesia.
Pasar Futures Global Terus Berkembang
Potensi Futures juga terlihat dari perkembangan pasar derivatif aset kripto secara global. Berdasarkan data dan riset CoinMarketCap, perdagangan derivatif pada periode tertentu menyumbang sekitar 79% dari total volume perdagangan aset kripto global, menunjukkan besarnya aktivitas derivatif dalam ekosistem aset digital.
Di Indonesia, perdagangan aset kripto saat ini masih didominasi pasar spot. OJK mencatat nilai transaksi aset kripto mencapai Rp28,58 triliun pada Juni 2026, meningkat 24,20% secara month-to-month (mtm) dibandingkan Rp23,01 triliun pada Mei 2026. Jumlah investor aset kripto Indonesia juga telah mencapai lebih dari 22 juta.
Perkembangan tersebut membuka peluang bagi pasar Futures untuk semakin berkembang seiring meningkatnya pemahaman pelaku pasar terhadap berbagai instrumen perdagangan aset digital.
Bittime Futures Hadir dengan 49 Trading Pairs
Perkembangan Bittime Futures menjadi salah satu fokus utama dalam side event tersebut. Saat ini, Bittime Futures menyediakan 49 trading pairs, posisi Long dan Short, leverage hingga 25x, serta pilihan Cross Margin dan Isolated Margin.
Pengguna juga diwajibkan menyelesaikan knowledge test sebelum mengakses Futures sebagai bagian dari upaya Bittime memastikan pengguna memahami karakteristik dan risiko produk.
Pada periode beta, lima pasangan Futures dengan aktivitas perdagangan tertinggi di Bittime adalah BTC/USDT, ETH/USDT, PUMP/USDT, HYPE/USDT, dan PEPE/USDT. Aktivitas tersebut menunjukkan minat trader yang tidak hanya tertuju pada Bitcoin dan Ethereum, tetapi juga berbagai aset kripto alternatif.
Bittime melihat pasar Futures Indonesia masih berada pada tahap awal dan memiliki ruang untuk berkembang. Sejalan dengan peluang tersebut, Bittime menargetkan pertumbuhan volume perdagangan Bittime Futures hingga 10 kali lipat dalam tahun pertama.
Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan perkembangan Futures perlu didukung dengan pemahaman yang lebih baik dari pelaku pasar.
“Pasar Futures Indonesia masih memiliki ruang yang besar untuk berkembang. Seiring semakin banyaknya pelaku pasar yang memahami karakteristik Futures, kami melihat peluang bagi produk ini untuk menjadi bagian yang semakin penting dalam ekosistem aset digital Indonesia,” ujar Ryan.
Menurut Ryan, edukasi juga menjadi bagian penting dalam pengembangan Futures karena penggunaan leverage dapat meningkatkan potensi keuntungan sekaligus risiko kerugian.
Bittime Dorong Trader Kenali Strategi Futures
Futures memberikan fleksibilitas bagi trader untuk mengambil posisi Long maupun Short berdasarkan analisis dan strategi masing-masing. Fleksibilitas tersebut memungkinkan trader merespons kondisi pasar yang berbeda, baik ketika harga bergerak naik maupun turun.
Melalui side event ini, Bittime tidak hanya memperkenalkan perkembangan Bittime Futures, tetapi juga mendorong trader dan pelaku ekosistem untuk memahami mekanisme Futures secara lebih baik sebelum melakukan transaksi.
Bittime menilai pertumbuhan aktivitas Futures perlu berjalan seiring dengan peningkatan literasi dan manajemen risiko. Dengan pendekatan tersebut, Futures diharapkan dapat menjadi bagian yang semakin berkembang dalam ekosistem aset digital Indonesia.
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES