Gaji Cepat Habis? Ini Cara Menyiapkan Dana Akhir Tahun Tanpa Mengganggu Keuangan Bulanan
Menjelang akhir tahun, pengeluaran sering kali bertambah. Mulai dari rencana liburan, membeli hadiah, menghadiri acara keluarga, hingga mempersiapkan kebutuhan tahun berikutnya. Tanpa perencanaan yang matang, berbagai pengeluaran tersebut bisa membuat kondisi keuangan menjadi kurang teratur.
Salah satu cara mengantisipasinya adalah menyiapkan dana sejak jauh hari. Dengan membagi penghasilan sesuai kebutuhan dan menentukan prioritas, kamu bisa menikmati momen akhir tahun tanpa harus mengorbankan kebutuhan rutin atau mengandalkan utang.
Lalu, bagaimana cara menyiapkan dana akhir tahun agar keuangan tetap terkendali? Berikut beberapa langkah yang bisa diterapkan.
1. Buat Daftar Pengeluaran yang Sudah Direncanakan
Mulailah dengan mencatat kebutuhan yang kemungkinan muncul dalam beberapa bulan ke depan. Misalnya, biaya perjalanan, akomodasi, hadiah, kebutuhan rumah tangga, atau biaya pendidikan yang jatuh tempo pada awal tahun.
Setelah membuat daftar, kelompokkan pengeluaran berdasarkan tingkat prioritas. Kebutuhan pokok dan kewajiban rutin tetap perlu menjadi perhatian utama, sedangkan pengeluaran tambahan dapat disesuaikan dengan kondisi anggaran.
Langkah ini membantu kamu mengetahui berapa dana yang perlu disiapkan dan mengurangi risiko pengeluaran impulsif ketika akhir tahun tiba.
2. Tentukan Target Dana dan Waktu Pengumpulannya
Setelah mengetahui kebutuhan yang akan datang, tentukan target dana secara realistis. Misalnya, jika kamu membutuhkan Rp3 juta untuk liburan dalam tiga bulan, kamu perlu menyisihkan sekitar Rp1 juta setiap bulan.
Perhitungan sederhana seperti ini membuat target terasa lebih terukur. Kamu juga bisa menyesuaikannya dengan kemampuan finansial, misalnya memilih perjalanan yang lebih hemat atau memperpanjang waktu pengumpulan dana.
Yang terpenting, jangan sampai target menabung justru membuat kebutuhan pokok, cicilan, atau kewajiban rutin lainnya terbengkalai.
3. Pisahkan Dana Berdasarkan Tujuannya
Mencampur seluruh uang dalam satu rekening dapat membuat pengeluaran lebih sulit dipantau. Karena itu, pertimbangkan untuk memisahkan dana berdasarkan kebutuhan, seperti biaya hidup, dana darurat, dan tabungan untuk rencana tertentu.
Pemisahan ini membantu kamu melihat berapa dana yang tersedia untuk digunakan dan berapa yang sebaiknya tidak disentuh. Dengan begitu, uang yang sudah dialokasikan untuk kebutuhan mendatang tidak mudah terpakai untuk pengeluaran lain.
Pastikan dana darurat tetap mudah diakses ketika dibutuhkan. Jangan mengalokasikan seluruh tabungan ke instrumen yang memiliki batasan pencairan sebelum memahami karakteristiknya.
4. Evaluasi Pengeluaran Kecil yang Berulang
Pengeluaran sehari-hari yang nominalnya terlihat kecil dapat terakumulasi menjadi jumlah yang cukup besar. Pembelian makanan di luar, langganan yang jarang digunakan, atau belanja spontan bisa memengaruhi kemampuan mengumpulkan dana.
Coba periksa catatan transaksi selama satu bulan. Identifikasi pengeluaran yang sebenarnya bisa dikurangi tanpa mengganggu kebutuhan utama.
Bukan berarti semua pengeluaran menyenangkan harus dihilangkan. Tujuannya adalah menemukan keseimbangan antara kebutuhan saat ini dan rencana keuangan yang ingin dicapai.
5. Gunakan Simulasi untuk Membantu Perencanaan
Perencanaan keuangan akan lebih mudah jika kamu memiliki gambaran tentang jumlah dana yang perlu disiapkan dan waktu yang tersedia. Kamu dapat menggunakan kalkulator sederhana atau spreadsheet untuk menghitung target setoran bulanan, total tabungan, dan estimasi hasil jika dana ditempatkan pada produk keuangan tertentu.
Jika mempertimbangkan instrumen berbunga, pastikan perhitungan menggunakan suku bunga yang berlaku, jangka waktu penempatan, dan pajak yang relevan. Hasil simulasi merupakan perkiraan, bukan jaminan hasil yang akan diterima.
Kebiasaan membuat perhitungan sebelum mengambil keputusan dapat membantu kamu membandingkan pilihan berdasarkan kebutuhan dan kemampuan finansial.
6. Pahami Pilihan Menyimpan Dana untuk Berbagai Jangka Waktu
Setiap tujuan keuangan memiliki rentang waktu yang berbeda. Dana untuk membayar kebutuhan bulan depan tentu membutuhkan akses yang berbeda dari dana yang baru akan digunakan tahun depan.
Untuk kebutuhan yang harus dibayar dalam waktu dekat, likuiditas menjadi pertimbangan penting. Sementara itu, dana yang tidak dibutuhkan segera dapat dipertimbangkan untuk ditempatkan pada instrumen sesuai jangka waktu dan profil risiko.
Dalam konteks ini, penting memahami deposito itu gimana sebelum memilihnya. Deposito merupakan simpanan berjangka dengan ketentuan pencairan dan suku bunga yang ditetapkan sesuai produk. Karena karakteristiknya berbeda dari tabungan biasa, periksa tanggal jatuh tempo dan ketentuan pencairan sebelum menempatkan dana.
7. Sesuaikan Jangka Waktu dengan Kebutuhan Dana
Secara umum, pilihan penyimpanan dana perlu disesuaikan dengan kapan uang akan digunakan. Deposito jangka pendek dapat menjadi pertimbangan untuk dana yang memiliki target waktu relatif dekat, selama ketentuan jatuh temponya sesuai dengan rencana tersebut.
Sementara itu, deposito jangka panjang dapat dipertimbangkan untuk tujuan yang lebih jauh. Namun, jangan hanya membandingkan suku bunga. Perhatikan juga jangka waktu penempatan, fleksibilitas pencairan, serta konsekuensi jika dana perlu digunakan lebih awal.
Sebelum menentukan pilihan, kamu bisa memakai deposito kalculator atau kalkulator deposito untuk memperkirakan bunga berdasarkan nominal penempatan, suku bunga, dan durasi simpanan. Periksa kembali asumsi yang digunakan karena hasil bersih dapat dipengaruhi pajak dan ketentuan produk.
8. Periksa Ketentuan Pencairan Sebelum Menempatkan Dana
Salah satu hal yang perlu dipahami sebelum membuka deposito adalah waktu pencairan. Pada deposito berjangka biasa, dana umumnya dicairkan ketika jatuh tempo sesuai ketentuan produk. Karena itu, perencanaan waktu penempatan perlu disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan dana.
Pertanyaan deposito cair berapa lama tidak memiliki satu jawaban yang berlaku untuk semua produk. Waktu pencairan bergantung pada tanggal jatuh tempo, ketentuan pencairan lebih awal, dan proses yang ditetapkan bank.
Ada pula produk dengan fitur pencairan lebih fleksibel. Karena itu, jika kemungkinan membutuhkan dana sebelum jatuh tempo cukup besar, baca ringkasan informasi produk dan ketentuan pencairannya secara menyeluruh sebelum memutuskan.
Siapkan Dana dengan Perencanaan yang Lebih Terarah
Mengelola penghasilan bukan hanya tentang menekan pengeluaran, tetapi juga memastikan setiap dana memiliki tujuan yang jelas. Dengan membuat anggaran, menentukan target, dan memahami karakteristik instrumen keuangan, kamu dapat mempersiapkan kebutuhan mendatang secara lebih terukur.
Jika kamu mempertimbangkan deposito fleksibel, perhatikan apakah produk tersebut memungkinkan pencairan sebelum jatuh tempo dan bagaimana bunga dihitung ketika pencairan dilakukan lebih awal.
Deposito FLEXI adalah deposito neobank dari Bank Neo Commerce. Dengan bunga mulai dari 5,5% per tahun tenor 1 bulan, 6% per tahun tenor 3 bulan, 6,5% per tahun tenor 6 bulan, dan 7% per tahun tenor 12 bulan.
Produk ini memungkinkan pencairan sebelum jatuh tempo tanpa penalti pokok, dengan bunga yang disesuaikan menjadi 2% per tahun jika dicairkan lebih awal, sesuai ketentuan produk.
***
Fitur, biaya, dan ketentuan produk dapat berubah sesuai kebijakan masing-masing penyedia layanan. Nasabah disarankan membaca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) sebelum membuka deposito.
*Perhatikan tingkat bunga penjaminan yang ditetapkan LPS. Simpanan dengan bunga melebihi tingkat bunga penjaminan tidak dijamin oleh LPS. Tingkat bunga penjaminan LPS sampai 31 Januari 2027 adalah 3,75% per tahun.
Jika ingin mulai menggunakan Deposito FLEXI, unduh aplikasi neobank melalui PlayStore atau App Store. Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi halaman Deposito FLEXI di website resmi Bank Neo Commerce.
PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
Press Release juga sudah tayang di VRITIMES